بِسْـمِ اللَّهِ الرحمن الرحيم
📚┃ Materi : Kitab Adabul Mufrad
🎙┃ Pemateri : Ustadz Deka Mujahidin, S.P.di Hafizhahullah (Pengajar Mabais Jajar Solo)
🗓┃ Hari, Tanggal : Ahad, 9 November 2025 M / 18 Jumadil Awwal 1447 H
🕌┃ Tempat : Masjid Al-Firdaus Makamhaji
الْعِيَادَةِ مِنَ الرَّمَدِ
245. Menjenguk Orang yang Sakit Mata
٥٣٣ – حَدَّثَنَا مُوسَى قَالَ: حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ، عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ، أَنَّ رَجُلًا مِنْ أَصْحَابِ مُحَمَّدٍ ذَهَبَ بَصَرُهُ، فَعَادُوهُ، فَقَالَ: كُنْتُ أُرِيدُهُمَا لَأَنْظُرَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَأَمَّا إِذْ قُبِضَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَوَاللَّهِ مَا يَسُرُّنِي أَنَّ مَا بِهِمَا بِظَبْيٍ مِنْ ظِبَاءِ تَبَالَةَ. ضعيف
533. Musa mengabarkan kepada kami, ia berkata: Hammad mengabarkan kepada kami dari Ali bin Zaid:
Dari Al-Qasim bin Muhammad bahwa penglihatan seorang laki-laki dari sahabat Muhammad (ayahnya) hilang, maka mereka menjenguknya. Lalu ia berkata, “Dahulu aku mengidamkan keduanya (kedua matanya) agar dapat melihat Nabi ﷺ. Adapun setelah Nabi wafat, maka demi Allah, aku tidak senang dengan melihat seekor kijang Tiyalah.”
📖 Isnadnya dha’if. Di dalamnya terdapat ‘Ali bin Zaid, yaitu lbnu Jud’an, seorang yang dha’if. Diriwayatkan lbnu Sa’ad dalam kitab Ath-Thabaqat (2/239).
📃 Penjelasan Kata:
- Makna تَبَالَةَ : Sebuah kota diYaman.
💡 Kandungan Hadits:
- Disyari’atkan menjenguk orang yang pandangannya hilang (menjadi buta).
- Para shahabat yang mulia sangat mencintai Rasulullah ﷺ Al-Amin.
Syarat disebut sahabat Nabi ﷺ adalah siapa saja yang berjumpa dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam keadaan Islam dan mati dalam keadaan Islam. Maka melihat Nabi ﷺ adalah sebuah anugerah yang tak terhingga.
*****
٥٣٤ – حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ، وَابْنُ يُوسُفَ، قَالَا: حَدَّثَنَا اللَّيْثُ قَالَ: حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ الْهَادِ، عَنْ عَمْرٍو مَوْلَى الْمُطَّلِبِ، عَنْ أَنَسٍ قَالَ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: ” قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: إِذَا ابْتَلَيْتُهُ بِحَبِيبَتَيْهِ – يُرِيدُ عَيْنَيْهِ – ثُمَّ صَبَرَ عَوَّضْتُهُ الْجَنَّةَ “. صحيح
534. ‘Abdullah bin Shalih dan Ibnu Yusuf mengabarkan kepada kami, keduanya berkata: Al-Laits mengabarkan kepada kami, ia berkata: Yazid bin Al-Haad mengabarkan kepadaku dari Amr maula Al-Muththalib:
Dari Anas, ia berkata, “Aku mendengar Nabi bersabda, Allah berfirman, ‘Jika ia Aku beri ujian (hamba-Ku) dengan kedua hal yang dicintainya -maksudnya kedua matanya- lalu ia bersabar, maka Aku akan menggantinya dengan surga.”
📖 Diriwayatkan Al-Bukhari: Kitab Al-Mardhaa. Bab Fadhlu man Dzahaba Basharuhu (5636).
💡 Kandungan Hadits:
Keutamaan dan kabar gembira bagi orang buta yang bersabar dan
mengharap pahala dari Allah bahwa Allah akan menggantinya dengan
apa yang paling baik, yaitu Surga, karena nikmat yang diperoleh dengan pandangan mata akan sirna seiring dengan musnahnya dunia sedangkan nikmat di Surga akan abadi selamanya.
*****
٥٣٥ – حَدَّثَنَا خَطَّابٌ قَالَ: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ، عَنْ ثَابِتِ بْنِ عَجْلَانَ، وَإِسْحَاقَ بْنِ يَزِيدَ، قَالَا: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ: حَدَّثَنِي ثَابِتٌ، عَنِ الْقَاسِمِ، عَنْ أَبِي أُمَامَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” يَقُولُ اللَّهُ: يَا ابْنَ آدَمَ، إِذَا أَخَذْتُ كَرِيمَتَيْكَ، فَصَبَرْتَ عِنْدَ الصَّدْمَةِ وَاحْتَسَبْتَ، لَمْ أَرْضَ لَكَ ثَوَابًا دُونَ الْجَنَّةِ “. حسن صحيح
535. Khaththab mengabarkan kepada kami, ia berkata: Isma’il mengabarkan kepada kami dari Tsabit bin ‘Ajlan dan Ishaq bin Yazid, keduanya berkata: Isma’il mengabarkan kepada kami, ia berkata: Tsabit mengabarkan kepadaku dari Al-Qasim:
Dari Abu Umamah, dari Nabi ﷺ (beliau bersabda), Allah berfirman, ‘Wahai anak Adam, jika Aku ambil dua yang berharga (kedua mata)nya lalu engkau bersabar saat menghadapi benturan cobaan itu dan mengharapkan pahala, Aku tidak ingin balasan untukmu selain surga”.
📖 Shahih lighairihi. Isnad ini hasan. Ismail bin ‘Ayyasy shaduuq pada riwayat haditsnya dari penduduk negerinya, dan hadits ini salah satu di antara riwayatnya dari penduduk negerinya. Diriwayatkan Ahmad (5/258), lbnu Majah: Kitab Al-Janaa’iz. Bab Maa ja’aa fish Shabri ‘alal mushiibah (1597) tanpa lafazh ‘Jika Aku ambil dua yang berharga (kedua mata)nya. Hadits ini diperkuat oleh hadits Anas yang sudah berlalu, dan hadits Abu Hurairah yang diriwayatkan At-Tirmidzi no. 2401.
💡 Penjelasan Kata:
- Makna كَرِيمَتَيْكَ : Kedua matamu. Kedua mata dinam akan karimatain karena kedua mata adalah panca indera manusia yang paling berharga. Kedua mata juga dinamakan habibatain karena keduanya adalah anggota tubuh yang paling dicintai. Al-Hafizh berkata, “Fashabarta ‘indash shadmahi wahtasabta”, maksudnya ia bersabar sambil mengharapkan pahala yang dijanjikan oleh Allah bagi orang-orang yang sabar.
💡 Kandungan Hadits:
Orang yang menjadi buta dan bersabar sejak awal kebutaannya berhak mendapatkan surga yang dijanjikan oleh Allah bagi hamba-hambaNya yang bersabar dan mengharapkan pahala dari-Nya.
*****
٢٤٦. بَابُ أَيْنَ يَقْعُدُ الْعَائِدُ؟
246. Di Mana Orang yang Menjenguk Duduk?
٥٣٦ – حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عِيسَى قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ قَالَ: أَخْبَرَنِي عَمْرٌو، عَنْ عَبْدِ رَبِّهِ بْنِ سَعِيدٍ قَالَ: حَدَّثَنِي الْمِنْهَالُ بْنُ عَمْرٍو، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَارِثِ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا عَادَ الْمَرِيضَ جَلَسَ عِنْدَ رَأْسِهِ، ثُمَّ قَالَ سَبْعَ مِرَارٍ: «أَسْأَلُ اللَّهَ الْعَظِيمَ، رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، أَنْ يَشْفِيكَ» ، فَإِنْ كَانَ فِي أَجَلِهِ تَأْخِيرٌ عُوفِيَ مِنْ وَجَعِهِ. صحيح
536. Ahmad bin ‘Isa mengabarkan kepada kami, ia berkata, ‘Abdullah bin Wahb mengabarkan kepada kami, ia berkata, ‘Amr mengabarkan kepadaku dari Abdu Rabbihi bin Sa’id, ia berkata: Al-Minhal bin ‘Amr mengabarkan kepadaku dari Abdullah bin Al-Harits:
Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata, “Jika Nabi ﷺ mengunjungi orang sakit, beliau duduk di dekat kepalanya lalu berdo’a tujuh kali:
أَسْأَلُ اللَّهَ الْعَظِيمَ، رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، أَنْ يَشْفِيكَ
ᴀꜱ’ᴀʟᴜʟʟᴀᴀʜᴀʟ ‘ᴀᴢʜɪɪᴍ ʀᴀʙʙᴀʟ ‘ᴀʀꜱʏɪʟ ‘ᴀᴢʜɪɪᴍ ᴀɴ ʏᴀꜱʏꜰɪʏᴀᴋᴀ’
Aku memohon kepada Allah Yang Mahaagung Rabb ‘Arsy yang agung agar menyembuhkanmu.
Jika ajalnya diakhirkan, maka ia diberi kesembuhan dari sakitnya.”
📖 Shahih. Diriwayatkan Ahmad (1/239), Abu Dawud: Kitab Al-Janaa’iz. Bab Ad-Duaa lil Mariidh ‘indal ‘lyaadah (3106) dan At-Tirmidzi: Kitab Ath-Thibb. Bab (32) no. (2083). Lihat Shahih Abi Dawud (2719).
- Rabb artinya yang menciptakan, yang menguasai, yang memelihara dan yang mengatur.
- ‘Arsy adalah makhluq Allah yang paling tinggi dan Allah berada di atas ‘Arsy sebagai singgasanaNya.
💡 Kandungan Hadits:
1. Orang yang menjenguk orang sakit disunnahkan duduk di dekat kepala orang yang sakit, menghibur dan mengingatkan bahwa ia akan mendapat pahala karena musibahnya ini, serta mendo’akan agar segera sembuh dengan doa-doa dan dzikir-dzikir yang dicontohkan oleh Rasulullah ﷺ. (ᴀꜱ’ᴀʟᴜʟʟᴀᴀʜᴀʟ ‘ᴀᴢʜɪɪᴍ ʀᴀʙʙᴀʟ ‘ᴀʀꜱʏɪʟ ‘ᴀᴢʜɪɪᴍ ᴀɴ ʏᴀꜱʏꜰɪʏᴀᴋᴀ – 7 kali).
2. Orang yang dido’akan dengan doa ini, maka Allah akan memberi kesembuhan dari sakitnya sebagaimana disebutkan dalam hadits ash-shodiqul Mashduq (Nabi ﷺ yang dibenarkan ucapannya).
*****
٥٣٧ – حَدَّثَنَا مُوسَى قَالَ: حَدَّثَنَا الرَّبِيعُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ: ذَهَبْتُ مَعَ الْحَسَنِ إِلَى قَتَادَةَ نَعُودُهُ، فَقَعَدَ عِنْدَ رَأْسِهِ، فَسَأَلَهُ ثُمَّ دَعَا لَهُ قَالَ: اللَّهُمَّ اشْفِ قَلْبَهُ، وَاشْفِ سَقَمَهُ. صحيح
537. Musa mengabarkan kepada kami, ia berkata: Ar-Rabi’ bin ‘Abdillah mengabarkan kepada kami, ia berkata, “Aku pergi bersama Al-Hasan mengunjungi Qatadah untuk menjenguknya. Al-Hasan lalu duduk di dekat kepalanya, bertanya kepadanya dan mendo’akannya:
اللَّهُمَّ اشْفِ قَلْبَهُ، وَاشْفِ سَقَمَهُ
ᴀʟʟᴀᴀʜᴜᴍᴍᴀꜱʏꜰɪ Qᴀʟʙᴀʜᴜ ᴡᴀꜱʏꜰɪ ꜱᴀQᴀᴍᴀʜᴜ
Ya Allah, sembuhkanlah hati dan penyakitnya.
- Makna Qolbun yang tepat adalah Jantung.
📖 lsnadnya shahih.
💡 Kandungan Hadits:
1. Boleh meminta kesembuhan kepada Allah.
2. Disunnahkan terus-menerus dalam berdo’a
- Sebab kesembuhan:
1. Syar’iyyah: Bertakwa dan berdo’a.
2. Kauniyah : Seperti dengan berobat.
•┈┈┈┈┈┈•❀❁✿❁❀•┈┈┈┈┈•
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لا أَعْلَمُ
“Ya Allah, aku meminta pada-Mu agar dilindungi dari perbuatan syirik yang kuketahui dan aku memohon ampun pada-Mu dari dosa syirik yang tidak kuketahui”.
وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم
Tinggalkan Balasan