بِسْـمِ اللَّهِ الرحمن الرحيم
📚┃ Materi : Kitab Adabul Mufrad
🎙┃ Pemateri : Ustadz Deka Mujahidin, S.P.di Hafizhahullah (Pengajar Mabais Jajar Solo)
🗓┃ Hari, Tanggal : Ahad, 12 Oktober 2025 M / 20 Rabi’ul Akhir 1447H
🕌┃ Tempat : Masjid Al-Firdaus Makamhaji
٢٣٧. بَابُ الْحَدِيثِ لِلْمَرِيضِ وَالْعَائِدِ
Bab 237: Hadits Nabi ﷺ bagi Orang Sakit dan Orang yang Menjenguk
٥٢٢ – حَدَّثَنَا قَيْسُ بْنُ حَفْصٍ قَالَ: حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ: أَخْبَرَنِي أَبِي، أَنَّ أَبَا بَكْرِ بْنَ حَزْمٍ، وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُنْكَدِرِ، فِي نَاسٍ مِنْ أَهْلِ الْمَسْجِدِ، عَادُوا عُمَرَ بْنَ الْحَكَمِ بْنِ رَافِعٍ الْأَنْصَارِيَّ، قَالُوا: يَا أَبَا حَفْصٍ، حَدِّثْنَا، قَالَ: سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «مَنْ عَادَ مَرِيضًا خَاضَ فِي الرَّحْمَةِ، حَتَّى إِذَا قَعَدَ اسْتَقَرَّ فِيهَا». صحيح
522. Qais bin Hafsh mengabarkan kepada kami, ia berkata Khalid bin Al-Harits mengabarkan kepada kami, ia berkata, Abdul Hamid bin Ja’far mengabarkan kepada kami, ia berkata:
Ayahku mengabarkan kepadaku bahwa Abu Bakar bin Hazm dan Muhammad bin Al-Munkadir bersama sejumlah orang jama’ah masjid, menjenguk ‘Umar bin Al-Hakam bin Rafi’ Al Anshariy. Mereka berkata, “Wahai Abu Hafsh, sampaikanlah (hadits) kepada kami.” Lalu ia berkata, “Aku mendengar Jabir bin ‘Abdillah berkata, “Aku mendengar Nabi ﷺ bersabda, Barang siapa mengunjungi orang sakit, maka ia senantiasa masuk dalam rahmat (Allah), hingga apabila ia telah duduk, ia menetap padanya.”
📖 Shahih. Diriwayatkan Ahmad (3/304) dan Al-Hakim (1/350), lihat Ash-Shahihah (1929).
Kandungan Hadits:
Anjuran agar menjenguk orang sakit.
****
٢٣٨. بَابُ مَنْ صَلَّى عِنْدَ الْمَرِيضِ
Bab 238. Shalat di Tempat Orang Sakit
٥٢٣ – حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَمْرٍو، عَنْ عَطَاءٍ قَالَ: عَادَ ابْنُ عُمَرَ ابْنَ صَفْوَانَ، فَحَضَرَتِ الصَّلَاةُ، فَصَلَّى بِهِمُ ابْنُ عُمَرَ رَكْعَتَيْنِ، وَقَالَ: إِنَّا سَفْرٌ. صحيح
523. Abdullah bin Muhammad mengabarkan kepada kami, ia berkata: Sufyan mengabarkan kepada kami dari ‘Amr:
Dari Atha’, ia berkata, Ibnu Umar menjeguk Ibnu Shafwan. Lalu tibalah waktu shalat, maka Ibnu Umar shalat dengan mereka dua raka’at dan berkata, “Sesungguhnya kami sedang musafir.”
Isnadnya Shahih.
📃 Penjelasan Kata:
Tentang Umar bin Shafwan ini, syaikh Al-Albaniy Berkata, “Mungkin yang benar adalah Ibnu ‘Umar bin Shafwan menjenguk …,” karena para perawi dalam kitab ini tidak ada yang bernama ‘umar bin shafwan, bahkan tidak juga menurut semua perawi secara mutlak.
🏷 Kandungan Hadits:
Bolehnya mengerjakan shalat bersama orang-orang yang menjenguk orang sakit di tempat orang yang sakit itu jika waktu shalat telah masuk.
*****
٢٣٩. بَابُ عِيَادَةِ الْمُشْرِكِ
239. MENJENGUK ORANG MUSYRIK
٥٢٤ – حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ قَالَ: حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، عَنْ ثَابِتٍ، عَنْ أَنَسٍ، أَنَّ غُلَامًا مِنَ الْيَهُودِ كَانَ يَخْدُمُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَمَرِضَ، فَأَتَاهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعُودُهُ، فَقَعَدَ عِنْدَ رَأْسِهِ فَقَالَ: «أَسْلِمْ» ، فَنَظَرَ إِلَى أَبِيهِ، وَهُوَ عِنْدَ رَأْسِهِ، فَقَالَ لَهُ: أَطِعْ أَبَا الْقَاسِمِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَأَسْلَمَ، فَخَرَجَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَقُولُ: «الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَنْقَذَهُ مِنَ النَّارِ». صحيح
524.Sulaiman bin Harb mengabarkan kepada kami ia berkata: Hammad bin Zaid mengabarkan kepada kami dari Tsabit:
Dari Anas bahwa ada seorang anak muda Yahudi pernah menjadi pelayan Rasulullah ﷺ, lalu ia sakit. Maka Nabi ﷺ datang menjenguknya. Beliau lalu duduk di dekat kepalanya lalu bersabda, “Masuklah ke dalam Islam”‘ Anak muda itu lalu memandang ayahnya yang juga sedang berada di dekat kepalanya. Ayahnya lalu berkata, “lkutilah Abul Qasim (Rasulullah ﷺ )” Lalu anak itu masuk Islam. Kemudian Nabi ﷺ keluar sambil bersabda, “segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkannya dari neraka.
Al-Bukhariy: Kitab Al-Janaa’iz. Bab ldzaa Aslamash Shobiyyu fa maata (1929).
🏷 Kandungan Hadits:
- Boleh menjadikan orang musyrik sebagai pambantu dan dibolehkan menjenguknya ketika sakit.
- Boleh menjadikan anak kecil sebagai pembantu.
- Hadits ini sebagai dalil bahwa masuk Islam juga ditawarkan kepada anak kecil (yang orang tuanya non muslim) dan keislaman anak kecil adalah sah. Jika keislaman anak kecil tidak sah, Nabi ﷺ tidak mungkin menawarkan Islam kepada anak kecil tersebut dan beliau juga tidak akan mengabarkan bahwa anak tersebut selamat dari neraka.
- Nabi ﷺ sangat berrninat untuk menyelamatkan umat manusia dari neraka.
•┈┈┈┈┈┈•❀❁✿❁❀•┈┈┈┈┈•
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لا أَعْلَمُ
“Ya Allah, aku meminta pada-Mu agar dilindungi dari perbuatan syirik yang kuketahui dan aku memohon ampun pada-Mu dari dosa syirik yang tidak kuketahui”.
وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم
Tinggalkan Balasan