Adabul Mufrad Bab 247-248 | Hadits no. 538-542 | Apa yang Dilakukan Seseorang Di Rumahnya

بِسْـمِ اللَّهِ الرحمن الرحيم

📚┃ Materi : Kitab Adabul Mufrad
🎙┃ Pemateri : Ustadz Deka Mujahidin, S.P.di Hafizhahullah (Pengajar Mabais Jajar Solo)
🗓┃ Hari, Tanggal : Ahad, 16 November 2025 M / 25 Jumadil Awwal 1447 H
🕌┃ Tempat : Masjid Al-Firdaus Makamhaji



٢٤٧. بَابُ مَا يَعْمَلُ الرَّجُلُ فِي بَيْتِهِ

247. Apa yang Dilakukan Seseorang Di Rumahnya

538. Apa yang dilakukan oleh Nabi ﷺ di tengah keluarganya?

٥٣٨ – حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ رَجَاءٍ، وَحَفْصُ بْنُ عُمَرَ، قَالَا: حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنِ الْحَكَمِ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنِ الْأَسْوَدِ قَالَ: سَأَلْتُ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا: مَا كَانَ يَصْنَعُ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي أَهْلِهِ؟ فَقَالَتْ: كَانَ يَكُونُ فِي مِهْنَةِ أَهْلِهِ، فَإِذَا حَضَرَتِ الصَّلَاةُ خَرَجَ. صحيح.

538. Abdullah bin Raja’ dan Hafsh bin’Umar mengabarkan kepada kami, keduanya berkata: Syu’bah mengabarkan kepada kami dari Al-Hakam, dari Ibrahim:

Dari Al-Aswad, ia berkata, “Aku bertanya kepada ‘Aisyah ‘Apa yang dilakukan oleh Nabi ﷺ di tengah keluarganya?’ Ia menjawab, ‘Beliau senantiasa melakukan pekerjaan untuk melayani keluarganya, namun bilamana waktu shalat tiba, beliau keluar (untuk shalat).”

📖 Diriwayakan Al-Bukhari: Kitab Al-Adab. Bab Kaifa Yakuunur Rajulu fii Ahlihii (6039).

Penjelasan Kata:

  • Makna مِهْنَةِ : Al-khidmah (pelayanan).

💡 Kandungan Hadits:

Anjuran agar bersikap tawadhu’ tidak sombong, dan membantu keluarga dalam melakukan pekerjaan rumah.

*****

539. Apa yang dilakukan oleh Nabi ﷺ di tengah keluarganya?

٥٣٩ – حَدَّثَنَا مُوسَى قَالَ: حَدَّثَنَا مَهْدِيُّ بْنُ مَيْمُونٍ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ: سَأَلْتُ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا: مَا كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْمَلُ فِي بَيْتِهِ؟ قَالَتْ: يَخْصِفُ نَعْلَهُ، وَيَعْمَلُ مَا يَعْمَلُ الرَّجُلُ فِي بَيْتِهِ. صحيح

539. Musa mengabarkan kepada kami, ia berkata: Mahdi bin Maimun mengabarkan kepada kami: Dari Hisyam bin ‘urwah (bin Zubair), dari ayahnya, ia berkata, “Aku bertanya kepada ‘Aisyah’, ‘Apa yang dilakukan oleh Nabi di rumahnya?’ Ia menjawab, ‘Beliau menjahit terompahnya dan melakukan apa yang dilakukan oleh seorang laki-laki di rumahnya.’

📖 Shahih. Diriwayatkan Ahmad (6/121) dan Ibnu Hibban (5677). Lihat Adh-Dha’ifoh (4282).

Penjelasan Kata:

  • Makna يَخْصِفُ نَعْلَهُ : Menambal terompahnya.

Kandungan Hadits:

Di dalamnya terdapat dalil bahwa Nabi, juga biasa melakukan pekerjaan rumah untuk keluarga dan dirinya sendiri sebagaimana yang dilakukan oleh orang lain sebagai bentuk pengarahan kepada umatnya agar besikap tawadhu’ dan tidak sombong. Beliau tidak pernah bersikap tinggi hati meskipun mendapat kemuliaan berupa wahyu, kenabian dan kerasulan.

*****

540. Apa yang dilakukan oleh Nabi ﷺ di tengah keluarganya?

٥٤٠ – حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ قَالَ: أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْوَلِيدِ، عَنْ سُفْيَانَ، عَنْ هِشَامٍ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ: سَأَلْتُ عَائِشَةَ: مَا كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصْنَعُ فِي بَيْتِهِ؟ قَالَتْ: مَا يَصْنَعُ أَحَدُكُمْ فِي بَيْتِهِ، يَخْصِفُ النَّعْلَ، وَيَرْقَعُ الثَّوْبَ، وَيَخِيطُ. صحيح

540. Ishaq mengabarkan kepada kami, ia berkata, Abdullah bin Al-Walid mengabarkan kepada kami dari Sufyan: Dari Hisyam, dari ayahnya, ia berkata, “Aku bertanya kepada “Aisyah, ‘Apa yang dilakukan oleh Nabi ﷺ di rumahnya?’ Ia menjawab, Melakukan seperti halnya yang dilakukan oleh salah seorang di antara kalian di rumahnya, menjahit sandal dan menyulam pakaian serta menjahit.”

📖 Shahih. Diriwayatkan Ahmad (6/167) dan Ibnu Hibban (5676).

Kandungan Hadits: Lihat penjelasan hadits no. 539.

Di dalamnya terdapat dalil bahwa Nabi, juga biasa melakukan pekerjaan rumah untuk keluarga dan dirinya sendiri sebagaimana yang dilakukan oleh orang lain sebagai bentuk pengarahan kepada umatnya agar besikap tawadhu’ dan tidak sombong. Beliau tidak pernah bersikap tinggi hati meskipun mendapat kemuliaan berupa wahyu, kenabian dan kerasulan.

*****

541. Apa yang dilakukan oleh Nabi ﷺ di tengah keluarganya?

٥٤١ – حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ قَالَ: حَدَّثَنِي مُعَاوِيَةُ بْنُ صَالِحٍ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ، عَنْ عَمْرَةَ، قِيلَ لِعَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا: مَاذَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْمَلُ فِي بَيْتِهِ؟ قَالَتْ: كَانَ بَشَرًا مِنَ الْبَشَرِ، يَفْلِي ثَوْبَهُ، وَيَحْلِبُ شَاتَهُ. صحيح

541. Abdullah mengabarkan kepada kami, ia berkata: Mu’awiyah bin Shalih mengabarkan kepadaku dari Yahya bin Sa’id: Dari ‘Amrah, ditanyakan kepada ‘Aisyah Radhiyallahu’anha, “Apa yang dilakukan oleh Rasulullah ﷺ di rumahnya?” Ia menjawab, “Beliau adalah seorang manusia biasa, membersihkan baju dari kutu dan memerah susu kambingnya.”

📖 Shahih. Diriwayatkan At Tirmidziy dalam kitab Asy-Syama’il (342) dan Ibnu Hibban (5675) melalui Muawiyah bin Shaleh. Diriwayatkan juga Ahmad (6/256) melalui Yahya bin Said, dari Al-Qasim, dari Aisyah. Lihat Ash-Shahihah (671).

📃 Penjelasan Kata:

  • Makna يَفْلِي ثَوْبَهُ : Mencari kutu di dalamnya. Mencari kutu di baju tidak berarti di dalan baju beliau ada kutu. Namun ini sebagai bentuk besarnya perhatian beliau terhadap masalah kebersihan. Di samping itu, untuk mencari jika ada bagian yang sobek sehingga bisa dijahit. Ada yang berpendapat, tidak mustahil bahwa memang pernah ada kutu di baju beliau lalu beliau membuangnya.

*****

٢٤٨. باَبُ إِذَا أَحَبَّ الرَّجُلُ أَخَاهُ فَلْيُعْلِمْهُ

248. Jika Seseorang Mencintai Saudaranya Hendaknya ia Memberitahukan Kepadanya

Hadits ke-542: Keutamaan Bersabar saat Sakit Mata

542. Musaddad mengabarkan kepada kami, ia berkata: Yahya bin Sa’id mengabarkan kepada kami dari Tsaur, ia berkata: Habib bin “Ubaid mengabarkan kepadaku:

٥٤٢ – عَنِ الْمِقْدَامِ بْنِ مَعْدِي كَرِبَ، وَكَانَ قَدْ أَدْرَكَهُ، قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِذَا أَحَبَّ أَحَدُكُمْ أَخَاهُ فَلْيُعْلِمْهُ أَنَّهُ أَحَبَّهُ» صحيح

Dari Al-Miqdam bin Ma’dikarib -ia menjumpainya-, ia berkata, “Nabi ﷺ bersabda, Jika salah seorang di antara kalian mencintai saudaranya hendaklah ia memberitahukan kepada saudaranya itu bahwa ia mencintainya.”

📖 Shahih. Diriwayatkan Ahmad (4/130), Abu Dawud: Kitab Al-Adab. Bab Ikhbaarur Rajuli ar-Rajula bi Mahabbatihii iyaahu (5124), dan At-Tirmidziy: Kitab Az-Zuhd. Bab Maa Jaa’a Fii taamil Hubb (2393). Lihat Ash-Shahihah (417, 797).

💡 Kandungan Hadits:

  1. Al-Khaththabiy berkata, “Maknanya adalah anjuran agar saling mencintai dan bersatu.”
  2. Hikmah pemberitahuan rasa cinta untuk membuat hati cenderung dan mendapatkan kasih sayang setringga terjadilah persatuan dan hilanglah perselisihan di antara orang-orang beriman.

•┈┈┈┈┈┈•❀❁✿❁❀•┈┈┈┈┈•

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لا أَعْلَمُ

“Ya Allah, aku meminta pada-Mu agar dilindungi dari perbuatan syirik yang kuketahui dan aku memohon ampun pada-Mu dari dosa syirik yang tidak kuketahui”.

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *