Kajian RutinTematik

Keutamaan Shadaqah dan Jenisnya

Keutamaan Shadaqah dan Jenisnya

Oleh: Ustadz Abdul Fattach Imaduddin, S.Pdi. hafizhahullāhu ta’ālā

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillah, Alhamdulillahilladzi arsala rasulahu bil huda wa dinil haqqi liyudzhirahul ‘ala ddini kullih, wa kafa billahi syahida. Wa asyhadu alla ilaha illallah wahdahu la syarikalah, iqran bihi wa tauhida. Wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuluh, sallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sahbihi wa sallama tasliman mazida.

Ya ayyuhalladzina amanuttaqullaha wa qulu qaulan sadida, yuslih lakum ‘amalakum wa yaghfir lakum dzunubakum, wa man yuti’illaha wa rasulahu faqad faza fauzan ‘adhima.

Amma ba’du.

Jamaah muslimin dan muslimat yang dirahmati Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Marilah kita senantiasa bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala atas limpahan nikmat-Nya, sehingga kita masih diberikan kesempatan untuk menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim. Baik itu ibadah puasa Ramadan maupun kewajiban thalabul ‘ilm (menuntut ilmu agama). Kita berharap amalan ini diterima di sisi-Nya dan menjadi sebab dimudahkannya jalan kita menuju surga.

Kedermawanan Rasulullah di Bulan Ramadan

Bulan Ramadan mengajarkan kita sifat kedermawanan, dan Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam adalah teladan terbaik dalam hal ini. Abdullah ibn Abbas radhiyallahu ‘anhuma meriwayatkan:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رضي الله عنهما قَالَ:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ، وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ، وَكَانَ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ القُرْآنَ، فَلَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدُ بِالخَيْرِ مِنَ الرِّيحِ المُرْسَلَةِ.
[صحيح] – [متفق عليه] – [صحيح البخاري: 6]

Ibnu ‘Abbās -raḍiyallāhu ‘anhumā- meriwayatkan, “Rasulullah ﷺ adalah manusia yang paling dermawan. Beliau menjadi lebih dermawan lagi di bulan Ramadan ketika ditemui Jibril. Jibril biasa menemui beliau di setiap malam bulan Ramadan, lalu beliau saling mempelajari Al-Qur`an dengannya. Sungguh Rasulullah ﷺ lebih dermawan dalam kebaikan dibanding angin yang berhembus.”
[Sahih] – [Muttafaq ‘alaih] – (HR. Bukhari no. 6 & Muslim no. 2308)

Sebagai umatnya, sudah sepantasnya kita meneladani sifat kedermawanan tersebut. Orang yang dermawan memiliki empat keutamaan utama: dekat dengan Allah, dekat dengan manusia, dekat dengan surga, dan jauh dari api neraka.

Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

السَّخِيُّ قَرِيبٌ مِنْ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنْ الْجَنَّةِ قَرِيبٌ مِنْ النَّاسِ بَعِيدٌ مِنْ النَّارِ وَالْبَخِيلُ بَعِيدٌ مِنْ اللَّهِ بَعِيدٌ مِنْ الْجَنَّةِ بَعِيدٌ مِنْ النَّاسِ قَرِيبٌ مِنْ النَّارِ وَلَجَاهِلٌ سَخِيٌّ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ عَالِمٍ بَخِيلٍ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ مِنْ حَدِيثِ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ سَعِيدِ بْنِ مُحَمَّدٍ وَقَدْ خُولِفَ سَعِيدُ بْنُ مُحَمَّدٍ فِي رِوَايَةِ هَذَا الْحَدِيثِ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ إِنَّمَا يُرْوَى عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ عَائِشَةَ شَيْءٌ مُرْسَلٌ

“Orang dermawan itu dekat dengan Allah, dekat dengan surga, dekat dengan manusia, dan jauh dari neraka. Sedangkan orang yang bakhil (pelit) itu jauh dari Allah, jauh dari surga, jauh dari menusia, dan dekat dengan neraka. Sesungguhnya orang bodoh yang dermawan lebih Allah cintai dari pada seorang alim yang bakhil.” (HR. At-Tirmidzi no. 1961 dari Abu Hurairah)

Sifat dermawan tidak hanya terbatas pada harta, tetapi juga bisa diwujudkan melalui:

  • Ilmu: Mengajarkan ilmu tanpa rewel hitung-hitungan atau memasang tarif yang memberatkan.
  • Tenaga: Membantu sesama selama kita mampu melakukanya.
  • Harta: Menginfakkan, menyedekahkan, dan menunaikan zakat dari harta yang dimiliki.

Memahami Persamaan dan Perbedaan Zakat, Infak, dan Sedekah

Meskipun sering diucapkan bersamaan (seperti dalam istilah BAZNAS atau BAZIS), ketiga istilah ini memiliki persamaan dan perbedaan mendasar:

Persamaan

  1. Sama-sama mengeluarkan harta/kebaikan.
  2. Sama-sama mendatangkan pahala besar di sisi Allah.
  3. Sama-sama bertujuan membantu sesama manusia.

Perbedaan

  • Hukum: Zakat hukumnya wajib (fardhu), sedangkan infak dan sedekah pada umumnya bersifat sunah.
  • Ukuran/Kadar: Zakat memiliki kadar tertentu (misal: Zakat Fitri 1 sha’, Zakat Mal 2,5%), sementara infak dan sedekah tidak memiliki batasan kadar khusus.
  • Waktu: Zakat terikat oleh waktu (Zakat Fitri sebelum salat Idulfitri; Zakat Mal mencapai haul atau saat panen). Infak dan sedekah bebas dilakukan kapan saja.
  • Penerima: Zakat memiliki sasaran khusus (Zakat Fitri untuk fakir miskin; Zakat Mal untuk 8 asnaf dalam QS. At-Taubah: 60). Penerima infak dan sedekah lebih umum untuk berbagai kebaikan.
  • Bentuk: Zakat terbatas pada jenis harta tertentu (makanan pokok, emas, perak, hewan ternak tertentu). Infak umumnya berbentuk harta. Sedekah paling luas, mencakup harta maupun non-harta (seperti senyuman, tenaga, dan tutur kata yang baik).

Oleh karena itu, istilah sedekah adalah bentuk yang paling umum. Ketika kita membahas keutamaan sedekah, cakupannya turut meliputi keutamaan zakat dan infak.

Definisi Menurut Bahasa dan Istilah

  1. Zakat: Secara bahasa berarti an-namaa’ (berkembang/bertambah), at-thaharah (pucian), al-barakah (keberkahan), dan ash-shalah (kebaikan). Secara istilah adalah mengeluarkan kadar tertentu dari harta khusus untuk golongan tertentu pada waktu tertentu.
  2. Infak: Secara bahasa berarti ikhrajul mal (mengeluarkan harta). Secara istilah adalah mencurahkan atau mengeluarkan harta dalam rangka ketaatan kepada Allah.
  3. Sedekah: Berasal dari kata as-sidqu (kejujuran/kebenaran), karena sedekah merupakan bukti kejujuran iman seseorang. Secara istilah adalah pemberian yang dikeluarkan dalam rangka mengharap wajah Allah, baik berupa harta maupun non-harta.

14 Keutamaan Sedekah

Berikut adalah keutamaan-keutamaan bersedekah yang ditegaskan dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah:

1. Dipanggil dari Pintu-Pintu Surga

Orang yang gemar berinfak dan bersedekah di jalan Allah akan dipanggil khusus dari pintu-pintu surga (HR. Bukhari no. 1897 & Muslim no. 1027).

2. Membebaskan dan Menyelamatkan dari Api Neraka

Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam mengingatkan agar kita membentengi diri dari neraka walau hanya dengan bersedekah separuh buah kurma atau dengan tutur kata yang baik (HR. Muslim no. 1016). Rasulullah juga secara khusus menasihati kaum wanita untuk memperbanyak sedekah agar terhindar dari siksa neraka.

3. Merupakan Pintu Kebaikan

Dalam hadis Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah menyebutkan bahwa sedekah adalah salah satu pintu utama kebaikan (HR. At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad).

4. Menghapuskan Dosa dan Kesalahan

Sedekah dapat memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api (HR. At-Tirmidzi). Dosa ibarat api yang sifatnya panas dan merusak, sedangkan sedekah ibarat air yang sejuk dan menenangkan.

5. Membersihkan Harta dari Syubhat

Aktivitas harian atau perdagangan sering kali tidak terlepas dari hal-hal yang samar (syubhat) atau kelalaian. Allah memerintahkan pembersihan harta tersebut melalui sedekah (QS. At-Taubah: 103).

6. Mensucikan Jiwa dari Sifat Bakhil

Melalui ayat yang sama (QS. At-Taubah: 103), sedekah berfungsi mendidik jiwa agar terbebas dari penyakit pelit, kikir, dan cemburu terhadap harta.

7. Melipatgandakan Pahala Hingga 700 Kali Lipat

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji…”(QS. Al-Baqarah: 261)

8. Allah Pasti Mengganti Harta yang Dikeluarkan

Secara matematis harta bersedekah tampak berkurang, namun Allah berjanji akan menggantinya dengan rezeki lain yang penuh berkah (QS. Saba’: 39). Sedekah tidak akan pernah membuat seseorang menjadi bangkrut.

9. Mendapatkan Doa Khusus dari Malaikat

Setiap pagi, dua malaikat turun berdoa. Malaikat pertama berdoa: “Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak.” Sementara malaikat kedua berdoa: “Ya Allah, berikanlah kebinasaan/kerugian bagi orang yang menahan hartanya (bakhil).”(HR. Bukhari no. 1442 & Muslim no. 1010)

10. Mendapat Naungan di Hari Kiamat

Setiap orang akan bernaung di bawah naungan sedekahnya pada hari kiamat kelak (HR. Ahmad no. 17333). Selain itu, orang yang bersedekah secara sembunyi-sembunyi hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya termasuk ke dalam 7 golongan yang mendapat naungan khusus dari Allah (HR. Bukhari & Muslim).

11. Mendapat Pahala Orang yang Berpuasa

Memberikan makanan berbuka (iftar) kepada orang yang berpuasa akan mendatangkan pahala senilai pahala orang puasa tersebut, tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun (HR. At-Tirmidzi & Ibnu Majah).

12. Mendapat Pahala Seperti Mujahid dan Ahli Salat Malam

Orang yang membantu menyantuni para janda dan orang-orang miskin disepadankan pahalanya dengan para pejuang di jalan Allah (mujahidin), atau orang yang rajin melakukan salat malam dan berpuasa tanpa henti (HR. Bukhari & Muslim).

13. Pahala yang Tidak Terputus Setelah Meninggal Dunia

Sedekah jariah merupakan salah satu dari tiga amalan yang pahalanya terus mengalir meskipun seseorang telah wafat (HR. Muslim no. 3084).

14. Terus Mengalir Melalui Berbagai Karya Jariah

Sebagaimana disebutkan dalam riwayat Al-Baihaqi, bentuk sedekah seperti mengajarkan ilmu, mengalirkan air/sungai, menggali sumur, menanam pohon yang bermanfaat, membangun masjid, hingga mewariskan mushaf Al-Qur’an akan terus memberikan aliran pahala di alam kubur.

Penutup

Demikianlah berbagai keutamaan sedekah yang ditegaskan dalam agama kita. Semoga pembahasan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kedermawanan, terlebih lagi di bulan suci Ramadan. Mari kita bersedekah secara ikhlas semata-mata mengharap ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala, agar mendapatkan balasan yang sempurna di dunia dan akhirat.

Wallahu ta’ala a’lam bish-shawab.

Subhanakallahumma wa bihamdika, asyhadu alla ilaha illa anta, astaghfiruka wa atubu ilaik.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button